Holy Grace

Ketik referensi lalu tekan Enter

Terjemahan Sederhana Indonesia

Bagian: Jangan mengikuti ajaran sesat

1 Saudara-saudari yang saya kasihi, janganlah cepat percaya kepada seseorang yang mengaku bahwa ajaran atau nubuatannya berasal dari Roh Kudus. Kalian harus terlebih dulu menguji ajaran atau nubuatannya itu untuk mengetahui apakah memang dari Roh Allah atau roh lain, karena di dunia ini sudah banyak guru dan nabi palsu. 2 Inilah salah satu cara untuk menguji apakah di dalam diri seseorang ada Roh Allah: Kalau orang itu mengaku, “Saya percaya bahwa Yesus adalah Kristus yang sudah datang dari Allah ke dunia ini sebagai manusia dengan tubuh biasa,” berarti di dalam dirinya ada Roh Allah. Namun, bila dia tidak mengaku seperti itu, berarti dia dipengaruhi oleh roh lain yang tidak berasal dari Allah. Orang itu adalah utusan antikristus. Kalian sudah tahu bahwa antikristus sedang datang dan sekarang sudah ada di dalam dunia. 4 Anak-anakku, kita berasal dari Allah, dan kita sudah memiliki kuasa untuk mengalahkan guru-guru palsu itu. Karena Roh yang ada dalam diri kita lebih besar daripada roh antikristus yang sekarang sudah ada di dunia ini. 5 Guru-guru palsu itu berasal dari dunia ini. Itulah sebabnya ajaran mereka sesuai dengan pikiran orang duniawi, dan orang-orang duniawi senang mendengarkan mereka. 6 Sebaliknya, kita adalah milik Allah. Yang mendengarkan kita hanyalah orang-orang yang mengenal Allah, sedangkan mereka yang bukan milik Allah tidak mendengarkan ajaran benar dari kita. Dengan begitu, kita bisa mengetahui apakah seseorang mempunyai Roh Kebenaran (yaitu Roh Allah) atau roh yang menyesatkan.

Bagian: Kasih berasal dari Allah

7 Saudara-saudari yang saya kasihi, marilah kita saling mengasihi. Karena kasih itu berasal dari Allah, dan setiap orang yang mengasihi sudah mendapat kelahiran baru dari Allah dan mengenal Dia. 8 Kalau seseorang tidak mengasihi saudara seimannya, berarti dia tidak mengenal Allah, karena Allah itu mahakasih. 9 Dan beginilah cara Allah menyatakan kasih-Nya kepada kita: Dia mengutus Anak-Nya yang satu-satunya ke dalam dunia ini supaya kita bisa menerima hidup kekal melalui Anak-Nya itu. 10 Dalam tindakan itu, nyatalah kasih yang luar biasa: Bukan ketika kita mengasihi Allah, tetapi ketika Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, yaitu dengan mengutus Anak-Nya menjadi kurban yang menghapus dosa kita, sehingga kita tidak akan dihukum oleh-Nya. 11 Saudara-saudari yang saya kasihi, kalau Allah sudah begitu mengasihi kita, maka kita juga harus saling mengasihi. 12 Tidak seorang pun pernah melihat Allah. Namun, bila kita saling mengasihi, maka Allah bersatu dengan kita, dan kasih-Nya nyata dengan sempurna melalui kita. 13 Kita dapat mengetahui bahwa kita hidup bersatu dengan Allah dan Dia bersatu dengan kita, melalui Roh-Nya yang sudah diberikan kepada kita. 14 Kami, yang sudah melihat dan mengenal Yesus secara langsung, bersaksi kepada kalian bahwa hal ini benar: Allah Bapa sudah mengutus Anak-Nya menjadi Raja Penyelamat bagi manusia di dunia. 15 Siapa pun yang mengaku, “Saya percaya bahwa Yesus adalah Anak Allah,” maka Allah bersatu dengan dia, dan dia bersatu dengan Allah. 16 Kita sudah mengenal dan percaya akan kasih Allah kepada kita.
Allah itu mahakasih. Jadi, bila kita terus mengasihi saudara-saudari kita, berarti kita tetap bersatu dengan Allah, dan Allah bersatu dengan kita.
17 Waktu kita hidup bersatu dengan Allah, kasih Allah semakin nyata dan sempurna di antara kita. Dengan begitu, kita tidak takut lagi akan Hari Pengadilan, karena terbukti bahwa kita sudah mengasihi sama seperti Kristus mengasihi. 18 Bila kasih dari Allah itu ada dalam hati kita, maka kita tidak akan takut lagi pada hukuman Allah. Karena kasih yang sempurna menghilangkan ketakutan. Siapa pun yang takut diadili oleh Allah berarti masih menganggap dirinya layak dihukum. Orang yang takut akan hukuman belum mengalami kasih Allah yang sempurna. 19 Kita mengasihi Allah karena Allah sudah terlebih dulu mengasihi kita. 20 Kalau seseorang berkata, “Saya mengasihi Allah,” tetapi dia masih membenci saudaranya, berarti dia pembohong. Orang yang tidak mengasihi sesama manusia yang kelihatan tidak mungkin bisa mengasihi Allah yang tidak kelihatan. 21 Lagipula, Allah sudah memberikan perintah kepada kita, yaitu siapa pun yang mengasihi Allah harus mengasihi saudaranya juga.

World English Bible (dengan Deuterokanonika)

1 Beloved, don’t believe every spirit, but test the spirits, whether they are of God, because many false prophets have gone out into the world. 2 By this you know the Spirit of God: every spirit who confesses that Jesus Christ has come in the flesh is of God, 3 and every spirit who doesn’t confess that Jesus Christ has come in the flesh is not of God; and this is the spirit of the Antichrist, of whom you have heard that it comes. Now it is in the world already. 4 You are of God, little children, and have overcome them, because greater is he who is in you than he who is in the world. 5 They are of the world. Therefore they speak of the world, and the world hears them. 6 We are of God. He who knows God listens to us. He who is not of God doesn’t listen to us. By this we know the spirit of truth, and the spirit of error. 7 Beloved, let’s love one another, for love is of God; and everyone who loves has been born of God and knows God. 8 He who doesn’t love doesn’t know God, for God is love. 9 By this God’s love was revealed in us, that God has sent his only born Son into the world that we might live through him. 10 In this is love, not that we loved God, but that he loved us, and sent his Son as the atoning sacrifice for our sins. 11 Beloved, if God loved us in this way, we also ought to love one another. 12 No one has seen God at any time. If we love one another, God remains in us, and his love has been perfected in us. 13 By this we know that we remain in him and he in us, because he has given us of his Spirit. 14 We have seen and testify that the Father has sent the Son as the Savior of the world. 15 Whoever confesses that Jesus is the Son of God, God remains in him, and he in God. 16 We know and have believed the love which God has for us. God is love, and he who remains in love remains in God, and God remains in him. 17 In this, love has been made perfect among us, that we may have boldness in the day of judgment, because as he is, even so we are in this world. 18 There is no fear in love; but perfect love casts out fear, because fear has punishment. He who fears is not made perfect in love. 19 We love him, because he first loved us. 20 If a man says, “I love God,” and hates his brother, he is a liar; for he who doesn’t love his brother whom he has seen, how can he love God whom he has not seen? 21 This commandment we have from him, that he who loves God should also love his brother.