Holy Grace

Ketik referensi lalu tekan Enter

Terjemahan Sederhana Indonesia

Bagian: Tentang hidup suami dan istri

1 Kepada setiap istri, demikian jugalah hendaknya kamu taat pada kemauan suamimu. Dengan begitu, apabila suamimu belum percaya pada ajaran Kristus, dia bisa menjadi percaya dengan melihat cara hidupmu saja. Kamu tidak perlu berbicara apa-apa kepadanya, 2 karena setiap hari kamu bersaksi lewat kelakuanmu yang murni atas dasar hormatmu kepada Allah. 3 Janganlah kamu sibuk mempercantik penampilan luar saja, seperti menghias rambut, memakai perhiasan emas, atau pakaian yang indah. 4 Biarlah kecantikanmu berasal dari dalam hatimu, yaitu hati yang lemah lembut dan tenang. Kecantikan seperti itu sangat berharga di mata Allah dan tidak akan hilang sampai kamu tua. 5 Begitulah para perempuan saleh zaman dulu mendandani diri mereka, yakni dengan bersandar pada Allah dan menaati suami mereka masing-masing. 6 Sebagai contoh, Sara taat kepada Abraham dan menghormatinya sebagai pemimpin keluarga mereka. Kamu juga akan menjadi anak Sara kalau kamu terus berbuat baik dan tidak kuatir menghadapi kesulitan apa pun. 7 Kepada para suami, hendaklah kalian masing-masing juga hidup baik dengan istrimu dan menyadari bahwa secara jasmani perempuan lebih lemah daripada laki-laki. Kamu harus menghargai istrimu, mengingat bahwa dia— atas kebaikan hati Allah— juga mewarisi hidup yang kekal. Kalau kamu tidak menghargai istrimu, maka doa-doamu tidak akan dijawab Allah.

Bagian: Menderita karena berbuat benar

8 Kesimpulannya, hendaklah kalian semua hidup dengan satu tujuan, turut merasakan apa yang dirasakan oleh saudara-saudari seiman, saling mengasihi, saling mengasihani, dan ramah satu sama lain. 9 Ketika orang lain berbuat jahat kepadamu, janganlah membalasnya dengan kejahatan. Ketika orang lain menghinamu, jangan membalas dia dengan penghinaan. Sebaliknya, berdoalah supaya Allah memberkati dia. Memang untuk itulah kita dipanggil menjadi milik Allah yang istimewa, yakni supaya ketika kamu dibuat susah, kamu membalasnya dengan memberkati. Dengan begitu, kamu juga akan diberkati Allah di kemudian hari. 10 Karena dalam Firman Allah tertulis,
“Kalau kamu ingin menikmati hidup ini
dan mengalami masa-masa penuh berkat,
kamu harus menjaga lidahmu agar tidak mengucapkan tipu
dan tidak berbicara yang jahat tentang orang lain.
11 Kamu juga harus berhenti melakukan hal-hal yang jahat,
tetapi lakukanlah yang baik.
Hendaklah kamu selalu berusaha hidup damai dengan orang lain.
12 Karena mata TUHAN selalu tertuju kepada orang yang hidupnya benar,
dan telinga TUHAN selalu terbuka untuk mendengarkan doa mereka,
tetapi tertutup untuk doa orang-orang yang melakukan kejahatan.”
13 Nah, kalau kamu selalu melakukan perbuatan baik, tidak akan ada yang ingin menyusahkan kamu. 14 Tetapi kalau pun kamu masih menderita karena melakukan hal-hal yang benar, ingatlah bahwa TUHAN pasti akan memberkatimu. Ingat juga Firman TUHAN ini, “Janganlah takut kepada mereka yang mengancam kamu. Jangan kuatir.” 15 Di tengah penderitaan, tinggikanlah Allah sebagai Penguasa hidupmu. Dan hendaklah kamu selalu siap menjawab orang-orang yang bertanya, “Kenapa kamu masih berharap kepada Yesus?” Jawablah mereka dengan lemah lembut dan rasa hormat. 16 Jagalah hatimu tetap bersih senantiasa. Dengan demikian, orang-orang yang memfitnah kamu akan merasa malu sendiri ketika melihat bahwa memang kelakuanmu baik karena kamu melayani Kristus. 17 Ingatlah: Kita tidak perlu malu bila menderita karena melakukan hal-hal yang baik, kalau hal itu terjadi sesuai kehendak Allah. Namun, bila kita menderita karena melakukan yang jahat, seharusnya kita malu. 18 Karena Kristus adalah teladan bagi kita. Dia sendiri menderita ketika Dia mati akibat dosa-dosa kita. Dia yang tidak bersalah menggantikan kita yang bersalah, untuk mendamaikan kita dengan Allah. Sesudah Dia mati dibunuh secara jasmani, Roh Allah menghidupkan-Nya kembali. 19 Dengan kuasa dari Roh Allah, Kristus sudah turun ke Syeol untuk menyampaikan berita dari Allah kepada jiwa-jiwa yang sudah lama terpenjara, 20 yaitu roh-roh mereka yang tidak taat kepada Allah pada zaman Nuh. Dahulu, selama Nuh sedang membuat kapal besar itu, Allah menunggu dengan sabar supaya mereka bertobat. Namun, akhirnya tidak banyak yang selamat. Hanya delapan orang yang masuk ke dalam kapal dan dibawa melewati banjir yang dahsyat itu. 21 Air banjir itu menggambarkan air baptisan untuk kita. Baptisan bukanlah untuk membersihkan kotoran dari tubuh jasmani, melainkan sebuah tanda pernyataan bahwa dengan hati yang bersih kita berjanji kepada Allah, “Sekarang saya mau mengikut Kristus Yesus.” Pada waktu itulah kita diselamatkan, karena secara rohani kita ikut dikuburkan bersama Yesus dan dihidupkan kembali bersama-Nya. 22 Sekarang Yesus sudah naik ke surga. Di sana Dia memerintah bersama Allah, sebab Allah sudah menempatkan Dia lebih tinggi daripada semua malaikat, penguasa, dan pemerintah di seluruh alam semesta.

World English Bible (dengan Deuterokanonika)

1 In the same way, wives, be in subjection to your own husbands, so that, even if any don’t obey the Word, they may be won by the behavior of their wives without a word, 2 seeing your pure behavior in fear. 3 Let your beauty come not from the outward adorning of braiding your hair, and of wearing gold ornaments or of putting on fine clothing, 4 but from the hidden person of the heart, in the incorruptible adornment of a gentle and quiet spirit, which is very precious in God’s sight. 5 For this is how in the past the holy women who hoped in God also adorned themselves, being in subjection to their own husbands. 6 So Sarah obeyed Abraham, calling him lord, whose children you now are if you do well and are not put in fear by any terror. 7 You husbands, in the same way, live with your wives according to knowledge, giving honor to the woman as to the weaker vessel, as also being joint heirs of the grace of life, that your prayers may not be hindered. 8 Finally, all of you be like-minded, compassionate, loving as brothers, tenderhearted, courteous, 9 not rendering evil for evil or insult for insult; but instead blessing, knowing that you were called to this, that you may inherit a blessing. 10 For,
“He who would love life and see good days, let him keep his tongue from evil and his lips from speaking deceit.
11 Let him turn away from evil and do good. Let him seek peace and pursue it. 12 For the eyes of the Lord are on the righteous, and his ears open to their prayer; but the face of the Lord is against those who do evil.” 13 Now who will harm you if you become imitators of that which is good? 14 But even if you should suffer for righteousness’ sake, you are blessed. “Don’t fear what they fear, neither be troubled.” 15 But sanctify the Lord God in your hearts. Always be ready to give an answer to everyone who asks you a reason concerning the hope that is in you, with humility and fear, 16 having a good conscience. Thus, while you are spoken against as evildoers, they may be disappointed who curse your good way of life in Christ. 17 For it is better, if it is God’s will, that you suffer for doing what is right than for doing evil. 18 Because Christ also suffered for sins once, the righteous for the unrighteous, that he might bring you to God, being put to death in the flesh, but made alive in the Spirit, 19 in whom he also went and preached to the spirits in prison, 20 who before were disobedient when God waited patiently in the days of Noah while the ship was being built. In it, few, that is, eight souls, were saved through water. 21 This is a symbol of baptism, which now saves you—not the putting away of the filth of the flesh, but the answer of a good conscience toward God—through the resurrection of Jesus Christ, 22 who is at the right hand of God, having gone into heaven, angels and authorities and powers being made subject to him.