Holy Grace

Ketik referensi lalu tekan Enter

Terjemahan Sederhana Indonesia

Bagian: Bangsa Filistin merebut peti perjanjian

1 Pada waktu itu, terjadilah perang antara bangsa Israel dan bangsa Filistin. Pasukan Israel berkemah di Eben Haezer, sedangkan pasukan Filistin berkemah di Afek. 2 Ketika pasukan Filistin menyerang pasukan Israel dan pertempuran meluas di daerah itu, Israel dikalahkan oleh mereka. Tentara Filistin membunuh kira-kira empat ribu tentara Israel di medan pertempuran. 3 Pada saat para tentara kembali ke perkemahan, para tua-tua bangsa Israel bertanya, “Mengapa TUHAN mengizinkan bangsa Filistin mengalahkan kita hari ini?! Mari kita membawa peti perjanjian TUHAN dari Silo. Kalau peti itu bersama kita, pasti kita diselamatkan dari tangan musuh-musuh kita.” 4 Karena itu, beberapa orang tentara diutus ke Silo untuk mengambil peti perjanjian TUHAN Panglima Semesta, yaitu Allah yang bertakhta di atas kedua bentuk malaikat penjaga di penutup peti itu. Dua anak lelaki Eli, Hofni dan Pinehas, mengikuti mereka membawa peti itu ke perkemahan. 5 Saat peti perjanjian TUHAN tiba di perkemahan, seluruh pasukan Israel berteriak begitu keras sampai tanah berguncang. 6 Pasukan Filistin mendengarkan bunyi sorak itu dan berkata, “Mengapa terdengar suara teriakan begitu di perkemahan Israel?” Lalu mereka mendengar bahwa peti TUHAN sudah tiba di perkemahan Israel. Saat menyadari hal itu, 7 mereka menjadi sangat takut dan berkata satu sama yang lain, “Wah, celakalah kita! Dewa-dewa Israel sudah datang ke perkemahan mereka! Bencana seperti ini belum pernah terjadi kepada kita! Siapakah dewa kita yang dapat melepaskan kita dari tangan dewa-dewa mereka yang begitu perkasa? Dewa-dewa mereka inilah yang menghancurkan bangsa Mesir dengan berbagai wabah penyakit di padang belantara! 9 Tetapi hai orang Filistin, tetaplah kita kuat dan bertindaklah seperti laki-laki, atau kalian akan menjadi budak orang Israel, seperti mereka sudah menjadi budak kita! Marilah kita bertindak seperti laki-laki yang gagah perkasa dan berperanglah!” 10 Maka mereka bertempur lebih keras lagi, sehingga pasukan Filistin mengalahkan Israel. Sangat banyak tentara Israel yang mati. Tiga puluh ribu tentara Israel terbunuh, dan tentara yang selamat melarikan diri pulang. 11 Hofni dan Pinehas dibunuh, dan peti perjanjian TUHAN diambil orang Filistin.

Bagian: Imam Eli meninggal

12 Pada hari itu seorang tentara dari suku Benyamin melarikan diri dari barisan pertempuran ke Silo. Dia sudah merobek pakaiannya dan menaruh debu di kepalanya sebagai tanda berdukacita. 13 Saat dia tiba di Silo, Eli sedang duduk di bangkunya memperhatikan dari sisi jalan, karena dia sangat mengkuatirkan keadaan peti perjanjian TUHAN. Saat orang itu memasuki kota untuk memberikan laporan, semua penduduk mulai meratap. 14 Mendengar tangisan itu, Eli bertanya, “Suara keributan apa ini?” Usia Eli saat itu sembilan puluh delapan tahun dan matanya sudah tidak bisa melihat. Orang itu segera datang dan memberitahu Eli, 16 “Saya tadi berhasil melarikan diri dari pertempuran dan sampai ke sini!”
Eli bertanya, “Anakku, apa yang terjadi di sana?”
17 Pembawa pesan itu berkata, “Kami tentara Israel melarikan diri dari pengejaran pasukan Filistin! Israel mengalami kekalahan besar! Hofni dan Pinehas sudah mati, dan peti perjanjian TUHAN dirampas bangsa Filistin!” 18 Saat orang itu menyebut ‘peti perjanjian TUHAN’, Eli jatuh ke belakang dari kursinya di samping pintu gerbang. Lehernya patah dan dia meninggal, karena dia sangat tua dan badannya gemuk. Eli sudah menjadi hakim bagi umat Israel selama empat puluh tahun. 19 Menantunya, yaitu istri Pinehas, sedang hamil tua dan hampir melahirkan. Saat dia mendengar kabar bahwa peti perjanjian TUHAN sudah dirampas oleh bangsa Filistin, dan bahwa ayah mertua serta suaminya meninggal, perempuan itu langsung merasakan sakit melahirkan. Namun, sakit bersalinnya itu terlalu berat bagi dia. 20 Ketika dia hampir mati, para wanita yang membantu dia untuk melahirkan berkata, “Jangan takut! Kamu baru saja melahirkan seorang anak laki-laki!” Tetapi dia tidak menjawab ataupun memperhatikan perkataan itu. 21 Istri Pinehas memberi nama anak itu Ikabod, karena katanya, “Kemuliaan Allah sudah hilang dari Israel.” Dia berkata demikian karena peti perjanjian TUHAN sudah dirampas, dan karena kematian ayah mertua serta suaminya. 22 Dengan nafas terakhir, sekali lagi dia mengatakan, “Kemuliaan Allah sudah hilang dari Israel, karena peti perjanjian TUHAN sudah dirampas.”

World English Bible (dengan Deuterokanonika)

1 The word of Samuel came to all Israel. Now Israel went out against the Philistines to battle, and encamped beside Ebenezer; and the Philistines encamped in Aphek. 2 The Philistines put themselves in array against Israel. When they joined battle, Israel was defeated by the Philistines, who killed about four thousand men of the army in the field. 3 When the people had come into the camp, the elders of Israel said, “Why has Yahweh defeated us today before the Philistines? Let’s get the ark of Yahweh’s covenant out of Shiloh and bring it to us, that it may come among us and save us out of the hand of our enemies.” 4 So the people sent to Shiloh, and they brought from there the ark of the covenant of Yahweh of Armies, who sits above the cherubim; and the two sons of Eli, Hophni and Phinehas, were there with the ark of the covenant of God. 5 When the ark of Yahweh’s covenant came into the camp, all Israel shouted with a great shout, so that the earth resounded. 6 When the Philistines heard the noise of the shout, they said, “What does the noise of this great shout in the camp of the Hebrews mean?” They understood that Yahweh’s ark had come into the camp. 7 The Philistines were afraid, for they said, “God has come into the camp.” They said, “Woe to us! For there has not been such a thing before. 8 Woe to us! Who shall deliver us out of the hand of these mighty gods? These are the gods that struck the Egyptians with all kinds of plagues in the wilderness. 9 Be strong and behave like men, O you Philistines, that you not be servants to the Hebrews, as they have been to you. Strengthen yourselves like men, and fight!” 10 The Philistines fought, and Israel was defeated, and each man fled to his tent. There was a very great slaughter; for thirty thousand footmen of Israel fell. 11 God’s ark was taken; and the two sons of Eli, Hophni and Phinehas, were slain. 12 A man of Benjamin ran out of the army and came to Shiloh the same day, with his clothes torn and with dirt on his head. 13 When he came, behold, Eli was sitting on his seat by the road watching, for his heart trembled for God’s ark. When the man came into the city and told about it, all the city cried out. 14 When Eli heard the noise of the crying, he said, “What does the noise of this tumult mean?” The man hurried, and came and told Eli. 15 Now Eli was ninety-eight years old. His eyes were set, so that he could not see. 16 The man said to Eli, “I am he who came out of the army, and I fled today out of the army.” He said, “How did the matter go, my son?” 17 He who brought the news answered, “Israel has fled before the Philistines, and there has been also a great slaughter among the people. Your two sons also, Hophni and Phinehas, are dead, and God’s ark has been captured.” 18 When he made mention of God’s ark, Eli fell from off his seat backward by the side of the gate; and his neck broke, and he died, for he was an old man and heavy. He had judged Israel forty years. 19 His daughter-in-law, Phinehas’ wife, was with child, near to giving birth. When she heard the news that God’s ark was taken and that her father-in-law and her husband were dead, she bowed herself and gave birth; for her pains came on her. 20 About the time of her death the women who stood by her said to her, “Don’t be afraid, for you have given birth to a son.” But she didn’t answer, neither did she regard it. 21 She named the child Ichabod, saying, “The glory has departed from Israel!” because God’s ark was taken, and because of her father-in-law and her husband. 22 She said, “The glory has departed from Israel; for God’s ark has been taken.”