Holy Grace

Ketik referensi lalu tekan Enter

Terjemahan Sederhana Indonesia

Bagian: Hidup bijaksana

1 Lebih baik mempunyai nama baik daripada harta mewah berupa wewangian yang mahal.
Demikian pula, hari kematian lebih baik daripada hari kelahiran.
2 Lebih baik hadir di rumah duka daripada menghadiri pesta,
sebab di rumah duka kita akan merenungkan bahwa maut menunggu kita semua.
3 Lebih baik hidup dalam kesedihan daripada bersenang-senang,
sebab dalam kesedihan kita bisa belajar menjadi lebih dewasa.
4 Setiap hari orang bebal hanya mencari kesenangan,
tetapi orang bijak merenungkan tentang kematian.
5 Lebih baik mendengar teguran dari orang bijak
daripada pujian orang bebal.
6 Seperti bunyi ranting semak duri yang dibakar di bawah kuali, bunyinya keras tetapi apinya cepat padam,
demikianlah tawa orang bebal adalah sia-sia.
7 Orang bijak yang ditindas bisa menjadi seperti orang bodoh.
Uang suap dapat merusak pikiran seseorang sehingga dia mengubah keputusannya.
8 Menyelesaikan sesuatu lebih baik daripada hanya memulainya.
Panjang sabar lebih baik daripada sombong.
9 Jangan cepat marah,
karena orang beballah yang menyimpan kemarahan.
10 Janganlah bertanya, “Mengapa keadaan yang dulu lebih baik daripada sekarang?”
Itu adalah pertanyaan bodoh.
11 Menjadi bijaksana sama baiknya dengan menerima warisan besar.
Namun keunggulannya: Kebijaksanaan berguna seumur hidup.
12 Hidup bijak sama seperti memiliki uang— keduanya dapat memberi perlindungan.
Namun, kelebihan hidup bijak adalah dapat menyelamatkan nyawamu.
13 Perhatikan apa yang sudah Allah lakukan!
Tidak seorang pun dapat mengubah apa yang sudah ditetapkan-Nya.
14 Ketika hidupmu senang, bergembiralah.
Tetapi ketika hidupmu mengalami kesusahan,
ingatlah bahwa Allah yang memberikan kesenangan dan kesusahan.
Allah sudah mengatur semuanya sehingga tidak seorang pun bisa tahu apa yang akan terjadi di masa yang akan datang dalam hidupnya.

Bagian: Orang yang bijaksana sulit ditemukan

15 Dalam hidupku yang sia-sia ini aku sudah melihat dua hal yang tidak aku sukai. Terkadang, seseorang yang baik mati muda, walaupun dia sudah berbuat baik selama hidupnya. Sebaliknya, seseorang yang jahat hidup sampai tua, walaupun dia tetap berbuat jahat. 16 Jadi inilah nasihatku: Dalam hidup ini, janganlah merasa dirimu paling benar di hadapan Allah, dan janganlah merasa paling bijak. Karena dengan demikian kamu akan menghancurkan dirimu sendiri! 17 Janganlah juga menyerahkan hidupmu hanya untuk melakukan kejahatan dan kebodohan. Itu hanya akan membuatmu lebih cepat mati! 18 Lakukanlah nasihatku itu, karena setiap orang yang takut dan hormat kepada Allah melakukannya. 19 Jadilah bijaksana!
Karena kekuatan orang bijak melebihi kekuatan sepuluh orang pemimpin di kotanya.
20 Di bumi ini tidak ada orang benar
yang selalu berbuat baik dan tidak pernah berdosa.
21 Jangan suka mendengarkan pembicaraan orang secara diam-diam,
supaya kamu tidak mendengar pelayanmu menjelekkanmu!
22 Ingatlah bahwa kamu juga sering menjelekkan orang lain! 23 Tentang segala hal di atas aku sudah berusaha meneliti dengan sangat tekun, karena pikirku, “Biar aku menjadi orang yang paling bijak.” Tetapi aku merasa masih jauh dari hasil pencarian itu. 24 Kebijaksanaan tentang hal-hal tersebut masih jauh dariku dan terlalu sulit untuk ditemukan. 25 Namun, aku terus mencari dan belajar tentang kedua hal ini: Berusaha untuk menjadi bijaksana serta menemukan alasan mengapa segala sesuatu terjadi. Aku berusaha untuk membuktikan bahwa berbuat jahat merupakan kebebalan. Hanya orang gila yang akan terus hidup dengan bodoh. 26 Aku melihat bahwa ada perempuan yang suka menggoda laki-laki bagaikan perangkap, dan kedua tangannya seperti rantai besi. Lebih baik mati daripada tertangkap oleh perempuan seperti itu! Orang berdosa akan masuk dalam perangkapnya, tetapi orang yang ingin menyenangkan hati Allah akan terhindar. 27 Sesudah menyelidiki kedua hal tersebut dari berbagai segi, aku— penulis yang juga penasihat, ingin menyimpulkan hasil penyelidikanku, yaitu: 28 Aku tidak menemukan apa yang aku cari! Di antara seribu orang laki-laki, aku pernah menemukan seorang yang bijaksana dan patut dihormati. Tetapi aku belum menemukan seorang pun perempuan yang bijaksana. 29 Satu hal yang aku pelajari adalah bahwa Allah memang menciptakan manusia untuk hidup benar, tetapi kita sendirilah yang mengambil jalan berliku-liku.

World English Bible (dengan Deuterokanonika)

1 A good name is better than fine perfume; and the day of death better than the day of one’s birth. 2 It is better to go to the house of mourning than to go to the house of feasting; for that is the end of all men, and the living should take this to heart. 3 Sorrow is better than laughter; for by the sadness of the face the heart is made good. 4 The heart of the wise is in the house of mourning; but the heart of fools is in the house of mirth. 5 It is better to hear the rebuke of the wise than for a man to hear the song of fools. 6 For as the crackling of thorns under a pot, so is the laughter of the fool. This also is vanity. 7 Surely extortion makes the wise man foolish; and a bribe destroys the understanding. 8 Better is the end of a thing than its beginning. The patient in spirit is better than the proud in spirit. 9 Don’t be hasty in your spirit to be angry, for anger rests in the bosom of fools. 10 Don’t say, “Why were the former days better than these?” For you do not ask wisely about this. 11 Wisdom is as good as an inheritance. Yes, it is more excellent for those who see the sun. 12 For wisdom is a defense, even as money is a defense; but the excellency of knowledge is that wisdom preserves the life of him who has it. 13 Consider the work of God, for who can make that straight which he has made crooked? 14 In the day of prosperity be joyful, and in the day of adversity consider; yes, God has made the one side by side with the other, to the end that man should not find out anything after him. 15 All this I have seen in my days of vanity: there is a righteous man who perishes in his righteousness, and there is a wicked man who lives long in his evildoing. 16 Don’t be overly righteous, neither make yourself overly wise. Why should you destroy yourself? 17 Don’t be too wicked, neither be foolish. Why should you die before your time? 18 It is good that you should take hold of this. Yes, also don’t withdraw your hand from that; for he who fears God will come out of them all. 19 Wisdom is a strength to the wise man more than ten rulers who are in a city. 20 Surely there is not a righteous man on earth who does good and doesn’t sin. 21 Also don’t take heed to all words that are spoken, lest you hear your servant curse you; 22 for often your own heart knows that you yourself have likewise cursed others. 23 All this I have proved in wisdom. I said, “I will be wise;” but it was far from me. 24 That which is, is far off and exceedingly deep. Who can find it out? 25 I turned around, and my heart sought to know and to search out, and to seek wisdom and the scheme of things, and to know that wickedness is stupidity, and that foolishness is madness. 26 I find more bitter than death the woman whose heart is snares and traps, whose hands are chains. Whoever pleases God shall escape from her; but the sinner will be ensnared by her. 27 “Behold, I have found this,” says the Preacher, “to one another, to find an explanation 28 which my soul still seeks, but I have not found. I have found one man among a thousand, but I have not found a woman among all those. 29 Behold, I have only found this: that God made mankind upright; but they search for many inventions.”