Holy Grace

Terjemahan Sederhana Indonesia

Bagian: Yakub tiba di rumah pamannya

1 Kemudian Yakub meneruskan perjalanan hingga tiba di tanah orang-orang di sebelah timur Kanaan. 2 Dari jauh, dia melihat sebuah sumur dengan tiga kawanan domba sedang berbaring di dekatnya. Dari sumur itulah domba-domba akan diberi minum. Namun, saat itu sumur masih ditutup dengan sebuah batu besar. 3 Sudah menjadi kebiasaan di sana untuk menunggu sampai semua gembala dan kawanan domba mereka berkumpul, barulah batu besar itu digulingkan ke samping, lalu semua kawanan domba diberi minum. Setelah itu, sumur akan ditutup kembali dengan batu besar tadi. 4 Yakub mendekati para gembala di situ dan berkata, “Saudara-saudara, dari manakah kalian ini?”
Jawab mereka, “Kami dari Haran.”
5 Yakub bertanya lagi, “Apakah kalian mengenal Laban, cucu Nahor?”
Jawab mereka, “Ya, kami kenal dia.”
6 Lalu kata Yakub, “Bagaimana kabarnya?”
Jawab mereka, “Dia baik-baik saja. Lihatlah, itu anaknya yang bernama Rahel datang. Dia membawa domba-domba ayahnya.”
7 Yakub berkata, “Ya, tetapi hari masih siang. Belum waktunya domba-domba dikumpulkan dan dimasukkan ke kandang. Sebaiknya domba-domba ini diberi minum lalu digiring kembali ke padang untuk merumput.” 8 Jawab mereka, “Tidak bisa. Kalau semua kawanan domba sudah berkumpul, barulah kami dapat menggulingkan batu penutup sumur itu dan memberi minum domba-domba kami.” 9 Ketika Yakub masih berbicara dengan mereka, Rahel tiba di tempat itu sambil menggiring domba-domba milik ayahnya. 10 Begitu Yakub melihat Rahel, sepupunya, yaitu anak Laban, saudara ibunya, dia menggulingkan batu penutup sumur itu. Kemudian Yakub memberi minum domba-domba pamannya. 11 Yakub mencium pipi kanan dan kiri Rahel sambil menangis dengan nyaring karena senangnya. 12 Yakub menceritakan kepada Rahel bahwa mereka adalah sepupu, karena Laban adalah saudara ibunya, Ribka. Mendengar itu, Rahel berlari pulang untuk memberitahu ayahnya. 13 Begitu Laban mendengar tentang kedatangan Yakub, dia langsung berlari menemuinya, kemudian memeluk dan mencium pipi kanan dan kiri Yakub. Laban mengajak Yakub ke rumahnya, dan Yakub menceritakan semua hal yang sudah terjadi padanya. 14 Lalu kata Laban kepadanya, “Kamu benar-benar keponakanku.”
Maka Yakub tinggal di rumah Laban selama sebulan penuh.

Bagian: Yakub menikah dengan Lea dan Rahel

15 Kemudian Laban berkata kepada Yakub, “Tidak pantas kamu bekerja untukku tanpa digaji hanya karena kita masih keluarga. Katakanlah berapa bayaran yang kamu inginkan.” 16 Laban mempunyai dua anak perempuan, yang sulung Lea, dan adiknya bernama Rahel. 17 Lea bermata sayu, sedangkan Rahel cantik wajahnya maupun perawakannya. 18 Yakub sudah jatuh cinta kepada Rahel. Karena itu, dia berkata, “Aku bersedia bekerja pada Paman selama tujuh tahun. Sebagai bayarannya, izinkanlah aku menikah dengan Rahel.” 19 Jawab Laban, “Ya. Lebih baik aku memberikan Rahel kepadamu daripada kepada orang lain! Tinggallah di sini bekerja padaku.” 20 Maka Yakub pun bekerja selama tujuh tahun untuk mendapatkan Rahel. Bagi Yakub, tujuh tahun terasa seperti beberapa hari saja, karena dia sangat mencintai Rahel. 21 Sesudah tujuh tahun berlalu, berkatalah Yakub kepada Laban, “Masa kerjaku selama tujuh tahun sudah berakhir. Sekarang izinkanlah aku menikah dengan Rahel.” 22 Maka Laban mengundang semua orang di tempat itu dan mengadakan pesta pernikahan yang besar. 23 Namun, malam itu Laban membawa Lea kepada Yakub, dan Yakub pun bersetubuh dengannya. 24 Laban memberikan seorang budak perempuan bernama Zilpa kepada Lea untuk menjadi pelayannya. 25 Keesokan paginya, Yakub baru menyadari bahwa yang bersama dia semalam adalah Lea. Maka berkatalah Yakub kepada Laban, “Kenapa Paman memperlakukan aku seperti ini?! Aku bekerja tujuh tahun demi mendapatkan Rahel! Kenapa Paman menipu aku?!” 26 Jawab Laban, “Dalam adat kami, seorang adik perempuan tidak boleh menikah mendahului kakaknya. 27 Jalanilah dulu perayaan pernikahanmu dengan Lea selama satu minggu, lalu aku akan memberikan Rahel kepadamu. Tetapi kamu harus berjanji untuk bekerja padaku selama tujuh tahun lagi.” 28 Yakub memenuhi permintaan Laban dan menjalani perayaan pernikahan untuk Lea selama satu minggu. Kemudian Laban memberikan Rahel kepada Yakub untuk diperistri. 29 Laban memberikan juga budak perempuan bernama Bilha kepada Rahel untuk menjadi pelayannya. 30 Jadi Yakub juga bersetubuh dengan Rahel, dan dia lebih mencintai Rahel daripada Lea. Sesudah itu, Yakub masih tinggal dan bekerja untuk Laban selama tujuh tahun lagi.

Bagian: Anak-anak Yakub dari Lea dan Rahel

31 TUHAN tahu bahwa Yakub tidak mencintai Lea, maka TUHAN mengizinkan Lea hamil, sedangkan Rahel tetap mandul. 32 Lea melahirkan seorang anak laki-laki. Dia berkata, “TUHAN sudah melihat penderitaanku. Sekarang suamiku pasti mencintai aku.” Karena itu, dia menamai anaknya Ruben. 33 Kemudian Lea hamil lagi, dan ketika dia melahirkan seorang anak laki-laki, dia berkata, “TUHAN sudah mendengar bahwa aku tidak dicintai. Itu sebabnya TUHAN memberikan seorang anak lagi kepadaku.” Maka dia menamai anak itu Simeon. 34 Sesudah itu, Lea kembali mengandung, dan ketika melahirkan seorang anak laki-laki, dia berkata, “Sekarang suamiku pasti semakin erat kepadaku karena aku sudah melahirkan tiga anak laki-laki baginya.” Maka Lea menamai anak itu Lewi. 35 Beberapa waktu kemudian, Lea hamil lagi dan melahirkan seorang anak laki-laki. Kali ini dia berkata, “Aku memuji TUHAN!” Maka dia menamai anak keempatnya itu Yehuda. Setelah itu, Lea berhenti mengandung.

World English Bible (dengan Deuterokanonika)

1 Then Jacob went on his journey, and came to the land of the children of the east. 2 He looked, and saw a well in the field, and saw three flocks of sheep lying there by it. For out of that well they watered the flocks. The stone on the well’s mouth was large. 3 There all the flocks were gathered. They rolled the stone from the well’s mouth, and watered the sheep, and put the stone back on the well’s mouth in its place. 4 Jacob said to them, “My relatives, where are you from?”
They said, “We are from Haran.”
5 He said to them, “Do you know Laban, the son of Nahor?” They said, “We know him.” 6 He said to them, “Is it well with him?” They said, “It is well. See, Rachel, his daughter, is coming with the sheep.” 7 He said, “Behold, it is still the middle of the day, not time to gather the livestock together. Water the sheep, and go and feed them.” 8 They said, “We can’t, until all the flocks are gathered together, and they roll the stone from the well’s mouth. Then we will water the sheep.” 9 While he was yet speaking with them, Rachel came with her father’s sheep, for she kept them. 10 When Jacob saw Rachel the daughter of Laban, his mother’s brother, and the sheep of Laban, his mother’s brother, Jacob went near, and rolled the stone from the well’s mouth, and watered the flock of Laban his mother’s brother. 11 Jacob kissed Rachel, and lifted up his voice, and wept. 12 Jacob told Rachel that he was her father’s relative, and that he was Rebekah’s son. She ran and told her father. 13 When Laban heard the news of Jacob, his sister’s son, he ran to meet Jacob, and embraced him, and kissed him, and brought him to his house. Jacob told Laban all these things. 14 Laban said to him, “Surely you are my bone and my flesh.” Jacob stayed with him for a month. 15 Laban said to Jacob, “Because you are my relative, should you therefore serve me for nothing? Tell me, what will your wages be?” 16 Laban had two daughters. The name of the elder was Leah, and the name of the younger was Rachel. 17 Leah’s eyes were weak, but Rachel was beautiful in form and attractive. 18 Jacob loved Rachel. He said, “I will serve you seven years for Rachel, your younger daughter.” 19 Laban said, “It is better that I give her to you, than that I should give her to another man. Stay with me.” 20 Jacob served seven years for Rachel. They seemed to him but a few days, for the love he had for her. 21 Jacob said to Laban, “Give me my wife, for my days are fulfilled, that I may go in to her.” 22 Laban gathered together all the men of the place, and made a feast. 23 In the evening, he took Leah his daughter, and brought her to Jacob. He went in to her. 24 Laban gave Zilpah his servant to his daughter Leah for a servant. 25 In the morning, behold, it was Leah! He said to Laban, “What is this you have done to me? Didn’t I serve with you for Rachel? Why then have you deceived me?” 26 Laban said, “It is not done so in our place, to give the younger before the firstborn. 27 Fulfill the week of this one, and we will give you the other also for the service which you will serve with me for seven more years.” 28 Jacob did so, and fulfilled her week. He gave him Rachel his daughter as wife. 29 Laban gave Bilhah, his servant, to his daughter Rachel to be her servant. 30 He went in also to Rachel, and he loved also Rachel more than Leah, and served with him seven more years. 31 Yahweh saw that Leah was hated, and he opened her womb, but Rachel was barren. 32 Leah conceived, and bore a son, and she named him Reuben. For she said, “Because Yahweh has looked at my affliction; for now my husband will love me.” 33 She conceived again, and bore a son, and said, “Because Yahweh has heard that I am hated, he has therefore given me this son also.” She named him Simeon. 34 She conceived again, and bore a son. She said, “Now this time my husband will be joined to me, because I have borne him three sons.” Therefore his name was called Levi. 35 She conceived again, and bore a son. She said, “This time I will praise Yahweh.” Therefore she named him Judah. Then she stopped bearing.