Holy Grace

Ketik referensi lalu tekan Enter

Terjemahan Sederhana Indonesia

Bagian: Hanya kurban Kristus yang memenuhi kehendak Allah dan menyucikan kita dengan sempurna

1 Jadi, cara menyembah Allah yang tertulis dalam hukum Taurat hanyalah gambaran atau bayangan dari hal-hal baik yang akan Allah nyatakan kepada umat-Nya, pada waktu yang sudah Dia tetapkan. Cara lama itu tidak menunjukkan kehendak Allah yang sesungguhnya. Karena dengan cara tersebut, walaupun setiap tahun selalu dipersembahkan kurban hewan, kurban-kurban itu tidak bisa membersihkan hati nurani para penyembah dengan sempurna. 2 Seandainya hati nurani mereka benar-benar sudah dibersihkan melalui kurban hewan itu, tentu mereka tidak akan merasa tertuduh lagi oleh dosa-dosa mereka, dan tentunya mereka juga tidak merasa perlu mempersembahkan kurban berulang-ulang. 3 Sebaliknya, justru kurban-kurban itu mengingatkan mereka akan dosa, setiap kali mereka mempersembahkannya. 4 Karena persembahan darah sapi jantan dan kambing jantan sebenarnya tidak bisa menghapus dosa manusia. 5 Itulah sebabnya ketika Kristus datang ke dunia ini, Dia berkata kepada Allah,
“Engkau tidak menginginkan kurban dan persembahan,
tetapi Engkau sudah menyediakan tubuh bagi-Ku yang Aku serahkan untuk melayani Engkau.
6 Engkau tidak berkenan kepada kurban-kurban penghapus dosa,
biarpun seluruhnya dibakar sampai habis.
7 Karena itu Aku berkata, ‘Ya Allah, Aku siap!
Seperti yang sudah tertulis tentang Aku di dalam Kitab Suci,
Aku sudah datang untuk melaksanakan kehendak-Mu.’”
8 Dalam kutipan di atas, pertama Kristus mengatakan bahwa Allah tidak menginginkan dan tidak berkenan pada “kurban dan persembahan” serta semua jenis “kurban penghapus dosa,” termasuk juga kurban yang “dibakar sampai habis,” padahal justru itulah yang diperintahkan dalam hukum Taurat. 9 Lalu Dia berkata, “Ya Allah, Aku siap! Aku sudah datang untuk melaksanakan kehendak-Mu.” Artinya, dengan ucapan tersebut, Kristus membatalkan cara lama untuk menghapuskan dosa dan membuat cara yang baru. 10 Karena yang Allah kehendaki adalah: Kita dikuduskan selamanya dengan satu kali saja Kristus Yesus mengurbankan tubuh-Nya. 11 Dalam cara yang lama, setiap hari seorang imam harus berdiri di depan mezbah di rumah TUHAN dan berulang kali melakukan peraturan agama, serta mempersembahkan berbagai jenis kurban yang sama sekali tidak pernah bisa menghapuskan dosa. 12 Tetapi Kristus, Imam Agung kita, mempersembahkan satu kurban saja yang berlaku untuk selamanya, lalu Dia duduk di tempat yang paling terhormat di sisi Allah. 13 Sekarang Dia menantikan “saatnya Allah membuat semua musuh-Nya tunduk kepada-Nya.” 14 Jadi, dengan mempersembahkan hanya satu kurban yang berlaku untuk selamanya, Kristus sudah membayar lunas harga penyucian untuk setiap orang yang akan disempurnakan oleh-Nya. 15 Roh Kudus juga mengatakan hal yang sama kepada kita dalam ayat yang sudah saya kutip. Begini kata-Nya, 16 “Demikianlah perkataan TUHAN, ‘Inilah perjanjian baru yang akan Aku tetapkan dengan kalian umat Israel: Aku akan menaruh hukum-Ku dalam pikiran kalian dan menuliskannya di hati kalian.’” 17 Selanjutnya Dia berkata,
“Aku tidak akan mengingat lagi dosa-dosa dan kejahatan kalian.”
18 Jadi, karena semuanya itu sudah diampuni, maka kurban penghapus dosa tidak diperlukan lagi.

Bagian: Datanglah kepada Allah dengan bebas melalui doa

19 Saudara-saudari, oleh karena darah Yesus, kita boleh masuk ke pusat penyembahan yang mahakudus di surga tanpa rasa takut! 20 Dahulu, jalan masuk ke tempat itu tertutup bagi kita oleh tirai. Namun, sekarang jalan baru sudah dibukakan oleh Perantara kita Yesus, dan tubuh-Nya sendiri adalah pintu masuk bagi kita, suatu pintu yang hidup. 21 Karena Imam Agung kita memerintah atas seluruh umat Allah, 22 marilah kita senantiasa datang kepada Allah dengan bebas melalui doa kita masing-masing. Datanglah tanpa rasa takut, dengan hati yang sudah disempurnakan, dan dengan percaya penuh kepada-Nya. Sebab secara rohani hati kita sudah dipercik dengan darah yang menyucikan nurani kita dari beban dosa dan rasa bersalah. Dan secara rohani juga tubuh kita sudah dibersihkan dengan air yang murni. 23 Marilah kita berpegang teguh pada keyakinan kita, yakni segala sesuatu yang kita harapkan dan akui! Karena Allah setia untuk menepati semua janji-Nya.

Bagian: Peganglah teguh keyakinan pada Allah dan tetaplah setia kepada-Nya

24 Hendaklah kita semua berusaha mendorong satu sama lain untuk terus berbuat kasih dan melakukan hal-hal baik. 25 Janganlah malas berkumpul dalam persekutuan kita, seperti yang sudah menjadi kebiasaan sebagian orang. Sebaliknya, marilah kita saling mengingatkan untuk tetap rajin berkumpul dan lebih rajin lagi, sebab hari kedatangan Kristus semakin dekat. 26 Sadarilah, bila kita terus-menerus sengaja berbuat dosa meskipun sudah menerima ajaran benar tentang Kristus, maka tidak ada lagi kurban yang bisa menghapus dosa tersebut. 27 Siapa pun di antara kita yang hidup seperti itu, dia hanya tinggal menunggu hukuman terakhir yang mengerikan, yaitu ketika Allah menghakimi semua yang memusuhi-Nya dan membuang mereka ke dalam kobaran api yang sudah disediakan untuk membinasakan mereka. 28 Sebagai contoh, ingatlah hukuman dalam peraturan yang lama: Siapa saja yang melanggar hukum Taurat harus dibunuh tanpa belas kasihan berdasarkan kesaksian dua atau tiga orang saksi mata. 29 Maka terlebih lagi orang yang menghina Anak Allah. Mereka pantas dihukum! Menghina Anak Allah artinya mengaku sebagai pengikut Kristus, tetapi terus saja hidup dalam dosa. Orang seperti itu memandang remeh darah Yesus, darah yang sudah Dia curahkan untuk mensahkan perjanjian baru dengan Allah, dan yang telah menguduskan kita. Dengan demikian, mereka menghina Roh Allah, yaitu Roh-Nya yang menyampaikan Kabar Baik tentang kebaikan hati Allah kepada kita. 30 Orang seperti itu tidak mungkin lepas dari hukuman, karena kita sudah tahu siapa Allah. Dia berkata,
“Akulah yang berhak untuk membalas kejahatan. Aku akan memberi ganjaran.”
Dia juga berkata,
“Aku, TUHAN, akan mengadili umat-Ku.”
31 Habislah kita kalau sampai ditimpa murka Allah yang hidup! 32 Saya mohon, ingatlah selalu masa-masa awal ketika kamu baru mendapat pencerahan dari Allah untuk menjadi pengikut Kristus. Waktu itu kalian sering menderita dan dianiaya, tetapi kalian tetap berdiri teguh. 33 Ada di antara kalian yang dihina di depan umum ataupun dipukuli. Ada juga yang menolong saudara-saudari kita yang dianiaya. 34 Dan waktu saya dipenjarakan, kamu semua turut merasakan penderitaan saya seolah-olah kamu sendiri yang dipenjara. Bahkan ada di antara kamu yang dianiaya sampai dirampas harta miliknya. Dalam keadaan seperti itu pun kamu tetap bersukacita, sebab kamu tahu bahwa kamu mempunyai harta lain, harta yang kekal dan terjamin di surga nanti. 35 Jadi, tetaplah berani dan jangan ada seorang pun di antara kalian yang melepaskan keyakinan pada Kristus, yang sudah kalian pegang teguh sampai sekarang. Keyakinanmu itu akan menghasilkan upah yang besar. 36 Yang penting bagi kalian sekarang adalah bertahan dalam kesusahan, supaya kamu semua tetap melakukan kehendak Allah. Dengan demikian, kamu akan menerima segala yang dijanjikan Allah. 37 Karena ada tertulis di dalam Kitab Suci,
“Sebentar lagi saja, Dia yang datang itu
akan tiba dan tidak akan menunda waktunya.
38 Orang yang dinyatakan benar di hadapan-Ku akan hidup selamanya karena percaya penuh kepada-Ku.
Tetapi Aku tidak berkenan kepada orang yang meninggalkan-Ku saat mengalami kesusahan.”
39 Saudara-saudari, saya yakin bahwa kita bukan termasuk orang yang “meninggalkan” TUHAN lalu dibinasakan. Kita adalah orang yang “percaya penuh” kepada-Nya dan diselamatkan.

World English Bible (dengan Deuterokanonika)

1 For the law, having a shadow of the good to come, not the very image of the things, can never with the same sacrifices year by year, which they offer continually, make perfect those who draw near. 2 Or else wouldn’t they have ceased to be offered, because the worshipers, having been once cleansed, would have had no more consciousness of sins? 3 But in those sacrifices there is a yearly reminder of sins. 4 For it is impossible that the blood of bulls and goats should take away sins. 5 Therefore when he comes into the world, he says,
“You didn’t desire sacrifice and offering, but you prepared a body for me.
6 You had no pleasure in whole burnt offerings and sacrifices for sin. 7 Then I said, ‘Behold, I have come (in the scroll of the book it is written of me) to do your will, O God.’” 8 Previously saying, “Sacrifices and offerings and whole burnt offerings and sacrifices for sin you didn’t desire, neither had pleasure in them” (those which are offered according to the law), 9 then he has said, “Behold, I have come to do your will.” He takes away the first, that he may establish the second, 10 by which will we have been sanctified through the offering of the body of Jesus Christ once for all. 11 Every priest indeed stands day by day serving and offering often the same sacrifices, which can never take away sins, 12 but he, when he had offered one sacrifice for sins forever, sat down on the right hand of God, 13 from that time waiting until his enemies are made the footstool of his feet. 14 For by one offering he has perfected forever those who are being sanctified. 15 The Holy Spirit also testifies to us, for after saying, 16 “This is the covenant that I will make with them after those days,” says the Lord,
“I will put my laws on their heart, I will also write them on their mind;” then he says,
17 “I will remember their sins and their iniquities no more.” 18 Now where remission of these is, there is no more offering for sin. 19 Having therefore, brothers, boldness to enter into the holy place by the blood of Jesus, 20 by the way which he dedicated for us, a new and living way, through the veil, that is to say, his flesh, 21 and having a great priest over God’s house, 22 let’s draw near with a true heart in fullness of faith, having our hearts sprinkled from an evil conscience and having our body washed with pure water, 23 let’s hold fast the confession of our hope without wavering; for he who promised is faithful. 24 Let’s consider how to provoke one another to love and good works, 25 not forsaking our own assembling together, as the custom of some is, but exhorting one another, and so much the more as you see the Day approaching. 26 For if we sin willfully after we have received the knowledge of the truth, there remains no more a sacrifice for sins, 27 but a certain fearful expectation of judgment, and a fierceness of fire which will devour the adversaries. 28 A man who disregards Moses’ law dies without compassion on the word of two or three witnesses. 29 How much worse punishment do you think he will be judged worthy of who has trodden under foot the Son of God, and has counted the blood of the covenant with which he was sanctified an unholy thing, and has insulted the Spirit of grace? 30 For we know him who said, “Vengeance belongs to me. I will repay,” says the Lord. Again, “The Lord will judge his people.” 31 It is a fearful thing to fall into the hands of the living God. 32 But remember the former days, in which, after you were enlightened, you endured a great struggle with sufferings: 33 partly, being exposed to both reproaches and oppressions, and partly, becoming partakers with those who were treated so. 34 For you both had compassion on me in my chains and joyfully accepted the plundering of your possessions, knowing that you have for yourselves a better possession and an enduring one in the heavens. 35 Therefore don’t throw away your boldness, which has a great reward. 36 For you need endurance so that, having done the will of God, you may receive the promise. 37 “In a very little while, he who comes will come and will not wait. 38 But the righteous one will live by faith. If he shrinks back, my soul has no pleasure in him.” 39 But we are not of those who shrink back to destruction, but of those who have faith to the saving of the soul.