Holy Grace

Ketik referensi lalu tekan Enter

Terjemahan Sederhana Indonesia

Bagian: Yesus jauh lebih besar daripada Musa

1 Jadi Saudara-saudari, karena Allah sudah memanggil kita untuk menjadi umat-Nya dan mendapat bagian dalam kerajaan surga, marilah kita lebih mengenal Kristus Yesus, yang sudah diutus Allah bagi kita dan yang sekarang sudah menjadi Imam Agung kita. 2 Yesus menjalankan tugas-Nya itu dengan setia, sebagaimana Musa juga sudah melayani dengan setia dalam tugasnya sebagai pemimpin umat Israel. 3 Namun, Yesus jauh lebih layak dihormati daripada Musa. Karena Musa ibarat pengurus dalam keluarga besar, sedangkan Yesus adalah Kepala yang membangun keluarga itu. 4 Memang kalau ada keluarga, tentu ada juga kepala yang membangunnya. Tetapi Allahlah yang mendirikan segala sesuatu. 5 Musa memang setia dalam pelayanannya bagi keluarga Allah, tetapi dia hanyalah pengurus, dan pelayanan Musa hanya menggambarkan berita yang akan Allah sampaikan kepada kita melalui Kristus. 6 Tetapi Kristus sendiri adalah Anak Sulung Allah yang setia dan bertanggung jawab penuh atas keluarga-Nya. Kitalah keluarga-Nya itu, asalkan kita tetap berpegang teguh pada keyakinan dan berani bersaksi tentang pengharapan kita sampai akhir.

Bagian: Cara memasuki ‘negeri tenang’ Allah

7 Karena itu, ingatlah yang dikatakan Roh Kudus dalam Kitab Suci,
“Hari ini, ketika kamu mendengar suara TUHAN,
8 janganlah keraskan hatimu seperti nenek moyangmu,
ketika mereka memberontak melawan Aku dan menguji kesabaran-Ku dalam perjalanan di padang belantara.
9 Empat puluh tahun lamanya mereka melihat banyak keajaiban yang Aku buat,
namun tetap saja mereka menguji kesabaran-Ku.
10 Maka sangat murkalah Aku kepada mereka semua
dan berkata, ‘Hati mereka selalu ingin menyimpang ke jalan sesat.
Mereka selalu menolak untuk taat pada perintah-perintah-Ku.’
11 Jadi, dalam murka itu Aku bersumpah,
‘Mereka tidak akan pernah memasuki negeri-Ku yang tenang.’”
12 Jadi, Saudara-saudari, berjaga-jagalah supaya jangan ada di antara kalian yang mempunyai hati jahat yang menolak untuk percaya, sehingga kalian berhenti menaati Allah yang hidup. 13 Kuatkanlah satu sama lain setiap hari. Firman TUHAN tadi dimulai dengan kata “Hari ini.” Maka setiap hari, selama masih bisa disebut “hari ini,” berjaga-jagalah supaya tidak seorang pun di antara kalian mengeraskan hati karena tertipu oleh dosa-dosanya sendiri. 14 Karena kita sudah mendapat bagian bersama Kristus, asalkan kita tetap berpegang pada keyakinan kita sampai akhir, sama seperti ketika kita pertama kali percaya kepada-Nya. 15 Hal itu sesuai dengan Firman TUHAN yang saya kutip di atas,
“Hari ini, ketika kamu mendengar suara-Ku,
janganlah keraskan hatimu seperti nenek moyangmu,
ketika mereka memberontak melawan Aku.”
16 Siapakah “mereka” yang mendengar suara Allah dan tetap melawan-Nya? Semua nenek moyang kita yang dipimpin Musa keluar dari Mesir! 17 Dan kepada siapakah Allah sangat marah selama empat puluh tahun? Kepada nenek moyang kita yang sudah berdosa! Karena itulah mayat mereka berserakan sepanjang jalan di padang belantara. 18 Lalu siapakah yang dimaksud Allah waktu Dia bersumpah, “Mereka tidak akan pernah memasuki negeri tenang yang sudah Aku siapkan bagi mereka”? Ya, orang-orang itu, yang menolak untuk taat kepada-Nya. 19 Jadi, jelaslah bahwa nenek moyang kita tidak diizinkan masuk ke negeri itu karena mereka tidak mau percaya kepada Allah.

World English Bible (dengan Deuterokanonika)

1 Therefore, holy brothers, partakers of a heavenly calling, consider the Apostle and High Priest of our confession: Jesus, 2 who was faithful to him who appointed him, as also Moses was in all his house. 3 For he has been counted worthy of more glory than Moses, because he who built the house has more honor than the house. 4 For every house is built by someone; but he who built all things is God. 5 Moses indeed was faithful in all his house as a servant, for a testimony of those things which were afterward to be spoken, 6 but Christ is faithful as a Son over his house. We are his house, if we hold fast our confidence and the glorying of our hope firm to the end. 7 Therefore, even as the Holy Spirit says,
“Today if you will hear his voice,
8 don’t harden your hearts as in the rebellion, in the day of the trial in the wilderness, 9 where your fathers tested me and tried me, and saw my deeds for forty years. 10 Therefore I was displeased with that generation, and said, ‘They always err in their heart, but they didn’t know my ways.’ 11 As I swore in my wrath,
‘They will not enter into my rest.’”
12 Beware, brothers, lest perhaps there might be in any one of you an evil heart of unbelief, in falling away from the living God; 13 but exhort one another day by day, so long as it is called “today”, lest any one of you be hardened by the deceitfulness of sin. 14 For we have become partakers of Christ, if we hold the beginning of our confidence firm to the end, 15 while it is said,
“Today if you will hear his voice,
don’t harden your hearts, as in the rebellion.”
16 For who, when they heard, rebelled? Wasn’t it all those who came out of Egypt led by Moses? 17 With whom was he displeased forty years? Wasn’t it with those who sinned, whose bodies fell in the wilderness? 18 To whom did he swear that they wouldn’t enter into his rest, but to those who were disobedient? 19 We see that they weren’t able to enter in because of unbelief.